GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di Tanjungpinang akhirnya mendapatkan solusi setelah alami kekosongan stok beberapa pekan terakhir.
Dimana pihak distributor memastikan stok kini dalam kondisi aman dan proses penyaluran ke ritel sembako yang mulai berjalan, Selasa (23/6/2026).
Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok (Adibapok) Tanjungpinang – Bintan, M. Sadmi Al Qayum mengatakan sebanyak 8.800 dus Minyakita asal Medan dan Dumai telah bersandar di Pelabuhan Kijang.
Dari jumlah tersebut, tahap awal sebanyak 4.400 dus akan langsung didistribusikan ke pangkalan dan swalayan di Tanjungpinang, Kabupaten Bintan hingga Karimun dan Lingga.
“Hari ini barang sudah masuk di gudang, itu dari Sabtu kemarin sudah sampai namun terkendala hujan untuk pembongkaran,” ucapnya saat dikonfirmasi.
Qayum menerangkan, kelangkaan yang terjadi sebelumnya dipicu oleh pemotongan alokasi pabrik hingga 50 persen akibat kendala teknis listrik padam di Medan.
Selain itu juga, di pengaruhi oleh lama waktu muat kapal yang memakan waktu hingga dua sampai tiga minggu.
Untuk memutus kendala tersebut, pihaknya melakukan koordinasi bersama Disperindag Kepri dan Asisten II Pemprov dengan mendapat bantuan penambahan kuota angkut.
“Yang sebelumnya hanya 6 ribu ton, kini bisa angkut 12 ribu ton, ini menjadi hambatan sebelumnya, dan sekarang titik permasalahan sudah mulai ketemu,” jelasnya.
Qayum menegaskan, setelah permasalahan ketersediaan kini pihaknya berfokus pada harga jual pasar, dimana tidak boleh ada permainan harga di tingkat pedagang karena komoditas tersebut sangat dipantau ketat.
“Untuk harga masih sesuai yang ditetapkan, jika kedapatan harga di atas HET masyarakat diimbau untuk melapor,” pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











