GOTVNEWS, Karimun – Perusahaan Umum Daerah Tirta Mulia Karimun berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 837 juta pada tahun buku 2025. Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, capaian tersebut tetap melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan sebesar Rp 800 juta.
Dari total laba bersih sebesar Rp 837 juta, Perumda Tirta Mulia Karimun akan menyetorkan dividen kepada Pemkan Karimun sebesar 55 persen atau sekitar Rp 460 juta, dan telah disetujui Bupati Karimun, Iskandarsyah, selaku Kuasa Pemilik Modal.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Feri Kurniawan menjelaskan, perolehan laba tahun 2025 memang lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp 1 miliar. Penurunan dipicu meningkatnya biaya operasional, terutama akibat melonjaknya harga bahan baku pengolahan air bersih yang terdampak kondisi geopolitik global.
Kenaikan harga bahan kimia tersebut membuat beban operasional perusahaan meningkat signifikan sepanjang tahun 2025. Meski demikian, perusahaan masih mampu mencatatkan laba di atas target yang telah ditetapkan.
“Laba bersih Perumda Tirta Mulia tahun 2025 sebanyak Rp 837 juta itu dari kalkulasi kinerja, kalau dari target Rp 800 juta. Deviden yang harus kita setor ke Pemda 55 persen Rp 460 juta,” ujar Ferri Kurniawan.
Dengan setoran dividen sebesar Rp 460 juta ke kas daerah, Perumda Tirta Mulia Karimun diharapkan tetap mampu menjaga kinerja perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













