GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemprov Kepri memproyeksikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp3,48 triliun rupiah.
Target realisasi angka tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran Dan Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS), APBD Kepri tahun 2027, bertempat di DPRD Kepri, pada Selasa (21/7/2026).
Sekda Kepri, Misni, menjelaskan bahwa besaran proyeksi APBD 2027 tersebut dihitung berdasarkan kalkulasi keadaan dana transfer dari pemerintah pusat serta realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri.
Dengan penetapan angka sebesar Rp3,48 triliun rupiah, yang sebelumnya telah dihitung secara realistis agar pelaksanaan program berjalan optimal.
“Karena memang kita melihat keadaan dana transfer, dan PAD belum ada sumber pendapatan yang baru, jadi kita susun harus realistis, dan kita juga mendapat saran terhadap pengembangan potensi sumber-sumber untuk PAD kepri yang lain,” ucapnya.
Saat ini diketahui penopang utama pendapatan daerah masih didominasi oleh Transfer ke Daerah (TKD) serta Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
Guna memperkuat kemandirian fiskal, Pemprov Kepri kini mengejar potensi pendapatan dari sektor pajak yang belum tergarap maksimal.(Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














