GOTVNEWS, Karimun – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjungbalai Karimun menunda sementara penyalaan listrik bagi pelanggan pasang baru hingga 3 Agustus 2026.
Manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengatakan, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya pemulihan sistem kelistrikan pascablackout yang melanda Kabupaten Karimun selama empat hari.
“Terhitung 3 Agustus 2026, penyalaan sudah mulai dilakukan sesuai dengan daftar tunggu yang telah ada sebelumnya,” kata Ahmad Subhan Hadi.
Ia menjelaskan, meski penyalaan sementara ditunda, masyarakat tetap dapat mengajukan permohonan pasang baru.
PLN tetap membuka layanan administrasi dan akan mendata seluruh permohonan yang masuk sambil memberikan penjelasan mengenai kondisi sistem kelistrikan yang masih dalam tahap pemulihan.
Setelah permohonan masuk dalam daftar penyambungan, petugas juga tetap melakukan survei jaringan ke lokasi calon pelanggan dengan target maksimal dua hari.
Ahmad menegaskan, penundaan penyalaan bukan disebabkan adanya gangguan pada jaringan distribusi listrik, melainkan karena PLN masih fokus mengoptimalkan pemulihan daya pembangkit setelah insiden blackout.
“Jaringan kita aman, ini terkait pemulihan daya. Gardunya sudah selesai. Dampaknya ada pada mesin pembangkit yang sebenarnya tidak boleh langsung padam karena harus melalui proses tertentu. Namun saat terjadi gangguan, beberapa mesin mengalami kendala sehingga belum optimal saat dioperasikan kembali. Saat ini masih dalam proses perbaikan,” ujarnya.
Selain melakukan pemulihan sistem, PLN juga tengah mempercepat penambahan kapasitas pembangkit sebesar 6 megawatt (MW).
Penambahan daya tersebut ditargetkan rampung pada 16 Agustus 2026 dan diharapkan mampu memperkuat keandalan pasokan listrik di Kabupaten Karimun.
Meski penyalaan pelanggan baru ditunda sementara, Ahmad memastikan PLN tetap melayani permohonan penyambungan listrik sementara untuk kategori multiguna.
Layanan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan pasokan listrik sementara untuk berbagai keperluan, seperti pesta, hajatan, maupun kegiatan lainnya.
“Kami berharap proses pemulihan sistem kelistrikan dapat berjalan optimal sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat kembali normal dan pasokan listrik di Kabupaten Karimun semakin andal,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












