Bandara RHF Tanjungpinang Salurkan CSR Mesin Pertanian Untuk Kelompok Tani Berani Rejo

Bandara RHF Tanjungpinang Salurkan CSR Mesin Pertanian Untuk Kelompok Tani Berani Rejo.
Bandara RHF Tanjungpinang Salurkan CSR Mesin Pertanian Untuk Kelompok Tani Berani Rejo. Foto: Humas Bandara RHF Tanjungpinang.

GOTVNEWS, Tanjungpinang — PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) Kantor Cabang Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat.
‎
‎Penyaluran bantuan yang berfokus pada peningkatkan produktivitas sektor pertanian dengan menyerahkan bantuan sarana pendukung bagi Kelompok Tani Berani Rejo di Kampung Karang Rejo, pada Kamis (22/10/2026).
‎
‎Bantuan yang disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp 12.450.000 tersebut meliputi mesin pompa air jenis Robin, selang air, serta perangkat speaker.
‎
‎General Manager Bandara RHF, Mohamad Setiadi Dermawan Wakan, mengatakan bahwa program CSR perusahaan dirancang tidak hanya sebagai bantuan instan, melainkan investasi sosial berkelanjutan bagi lingkungan sekitar operasional bandara.
‎
‎”Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Kelompok Tani Berani Rejo untuk mendukung operasional harian, meningkatkan hasil panen, serta mendorong Kampung Karang Rejo berkembang menuju kawasan Desa Wisata mandiri,” ucpanya.
‎
‎Setiadi menambahkan, keterlibatan aktif dalam mendorong potensi ekonomi lokal seperti sektor pertanian merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan untuk terus membina hubungan harmonis bersama warga kawasan bandara.
‎
‎”Pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan secara konsisten agar dampaknya terasa jangka panjang,” jelasnya.
‎
‎Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Berani Rejo, Heriyanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian manajemen Bandara RHF. Menurutnya, bantuan mesin penyiram tanaman ini memangkas beban kerja para petani yang selama ini dilakukan secara manual.
‎
‎”Alhamdulillah, hari kami mendapat bantuan yang sangat krusial, keberadaan mesin Robin ini membuat kami tidak perlu lagi menyiram tanaman secara manual, sehingga menghemat banyak waktu dan tenaga,” ungkapnya.
‎
‎Heriyanto menegaskan, saat ini kelompoknya mengelola lahan pinjam pakai seluas lebih dari dua hektar dengan berbagai varietas tanaman pangan dan hortikultura, seperti jagung manis, jagung pipil, ubi kayu, kacang tanah, ubi jalar, kacang panjang, hingga cabai rawit.
‎
‎Hadirnya modernisasi sarana irigasi ini diyakini mampu mendongkrak kapasitas produksi serta pendapatan para petani lokal secara signifikan. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *