GOTVNEWS, Karimun – Kabupaten Karimun segera memperjuangkan kehadiran Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah kepulauan.
Selama ini, pelayanan pemasyarakatan di Kabupaten Karimun masih menginduk pada Balai Pemasyarakatan Kelas II Batam. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri, mengingat wilayah Karimun terdiri dari sejumlah pulau yang membutuhkan akses pelayanan lebih mudah dan cepat.
Rencana pembangunan Bapas Kelas II Tanjung Balai Karimun itu menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Bupati Karimun, Iskandarsyah, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kepulauan Riau, M Pithra Jaya Saragih.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Pemerintah Kabupaten Karimun.
Bupati, Iskandarsyah, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, keberadaan Bapas mandiri di Karimun sudah menjadi kebutuhan penting untuk memaksimalkan pelayanan pembimbingan, pelatihan, serta pengawasan terhadap klien pemasyarakatan.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif pembangunan Bapas Kelas II Tanjung Balai Karimun ini,” ujar Iskandarsyah.
Ia berharap, kehadiran Bapas di Karimun nantinya dapat membuat pelayanan pemasyarakatan lebih optimal tanpa harus bergantung pada Bapas Batam.
“Dengan berdirinya Bapas sendiri di Karimun, pelayanan akan jauh lebih optimal, cepat, dan yang terpenting, mampu menyasar serta menjangkau masyarakat kita yang berada di pulau-pulau sekitar Kabupaten Karimun,” tambahnya.
Sementara, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Kepri, M Pithra Jaya Saragih, mengatakan komunikasi dan koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah menjadi hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Menurutnya, sinergi lintas instansi diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal.
“Kami memandang dukungan dan sinergi pemerintah daerah sangat penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus terjalin agar berbagai program yang dijalankan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Pithra.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan Pemkab Karimun tidak hanya berkaitan dengan rencana pembangunan Bapas, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan dan pemberdayaan warga binaan hingga penguatan program reintegrasi sosial.
“Kami berharap melalui koordinasi yang baik, berbagai program pemasyarakatan dapat terus dikembangkan. Termasuk bagaimana memberikan pembinaan dan keterampilan kepada warga binaan agar mereka memiliki bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” tutupnya. (Yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














