GOTVNEWS, Bintan – Kericuhan terjadi di Polres Bintan, puluhan personel berusaha melokalisir kericuhan akibat sekelompok orang yang tidak puas dengan hasil pemungutan suara.
Kejadian itu merupakan skenario pengamanan pemungutan suara jelang Pemilu tahun 2024 mendatang.
Sebanyak 70 personil Polres Bintan diterjunkan dalam menangani aksi protes yang dilakukan partisipan yang tidak puas dengan hasil perhitungan suara yang dilakukan di TPS Polres Bintan.
Tampak partisipan yang tidak terima ingin masuk menerobos TPS untuk mengambil hasil perhitungan suara
Aksi saling dorong sempat terjadi antara aparat keamanan dengan partisipan yang protes dengan hasil pemilihan di TPS.
Namun berkat aksi humanis dari aparat keamanan, kericuhan berhasil diredam dan situasi kembali kondusif.
Simulasi ini dilakukan untuk mengamankan TPS jika suatu waktu terjadi kerusuhan saat pemilu tahun 2024 mendatang.
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson mengatakan melibatkan pihak linmas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan juga Bawaslu Bintan.
“Semoga dengan adanya simulasi ini aparat keamanan nantinya bisa terlatih dalam menangani simulasi pemilu nantinya, dari tahapan pendaftaran, pendataan, hingga ke tahap perhitungan suara,” tuturnya.(Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













