BP Batam Kebut Pelebaran Jalan Kepri Mall-Batamindo Sepanjang 3,8 Km

BP Batam Kebut Pelebaran Jalan Kepri Mall-Batamindo Sepanjang 3,8 Km. Foto: BP Batam

GOTVNEWS, Batam โ€“ Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, memastikan bahwa proyek strategis pembangunan infrastruktur jalan di Batam akan terus berjalan sesuai rencana. Salah satu fokus utama saat ini adalah pelebaran ruas jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Kawasan Industri Batamindo sepanjang 3,8 kilometer.

โ€œProgram strategis pembangunan harus kita percepat. Saat ini, kami telah memulai pengerjaan jalan dari Kepri Mall hingga Muka Kuning,โ€ ujar Amsakar dalam arahannya pada Rabu (9/4/2025).

Amsakar menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang memadai memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di Batam. Hal ini, menurutnya, akan mendorong daya tarik Batam sebagai destinasi investasi strategis.

โ€œKemajuan Batam memerlukan sinergi semua pihak, terutama antara pemerintah dan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,โ€ jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberhasilan setiap proyek strategis. Ia percaya bahwa sinergi adalah kunci utama untuk mewujudkan visi besar Batam sebagai pusat ekonomi dan investasi.

โ€œHarus ada langkah-langkah konkret dan strategi jitu agar Batam bisa berkembang lebih pesat,โ€ tambahnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, Amsakar juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama. Ia menginstruksikan seluruh jajaran, baik dari Pemerintah Kota Batam maupun BP Batam, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

โ€œKita harus responsif terhadap keluhan masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar,โ€ tegasnya.

Persoalan banjir di Batam juga menjadi perhatian serius. Amsakar menggarisbawahi bahwa penanganan banjir harus menjadi bagian dari strategi pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini dianggap penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga Batam.

โ€œPembangunan harus seimbang dengan upaya mengatasi persoalan lingkungan. Kepentingan masyarakat harus selalu diutamakan,โ€ pungkas Amsakar.

Dengan percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik, Batam diharapkan dapat terus berkembang sebagai kota modern yang ramah investasi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (Alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *