GOTVNEWS, Karimun – Menyelesaikan permasalahan kelangkaan dan menstabilkan harga bahan pokok, Bupati Karimun, Iskandarsyah mengambil langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kelangkaan dan naiknya harga bahan pokok di Kabupaten Karimun, disebabkan oleh beberapa hal seperti terbatasnya produksi pasokan lokal dan ketergantungan pasokan dari luar daerah, yang menjadi hingga kini menjadi permasalahan serius di Kabupaten Karimun.
Dalam mengatasi hal tersebut, Bupati Karimun Gerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi bersama Bulog dan Distributor di Karimun.
Selain itu, Pemkab Karimun juga membangun gudang penyimpanan pangan melalui anggaran APBD atau lewat BUMD. Hal itu bertujuan untuk menjaga stok pangan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Upaya lainya Pemkab Karimun bersama Bulog telah menggelar operasi pasar, khususnya untuk komoditas beras SPHP.
Selama bulan Agustus, Pemkab juga mengadakan operasi pasar khusus beras SPHPyang dijual Rp59 ribu per 5 Kg, sementara harga jual dipasaran senilai Rp65 ribu. Dimana Masyarakat dapat membeli sebanyak dua kampit per Kartu keluarga.
Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau harga dan ketersediaan barang agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah dinamika pasokan yang tak menentu.(ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







