Metropolis

Cuaca Buruk, KSOP Tanjungpinang Perketat Pengawasan Pelayaran

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang memperketat pengawasan layanan pelayaran di tengah cuaca buruk yang melanda sejumlah perairan di Kepri. Fokus utama diarahkan pada keselamatan armada yang beroperasi.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Tanjungpinang, Muhammad Fikri, menegaskan bahwa pihaknya kini berada dalam kondisi siaga penuh.

“Kami terus memantau setiap perkembangan cuaca demi keselamatan pelayaran,” ucap Fikri, Jum’at (28/11/2025).

Fikri menjelaskan, pengawasan difokuskan pada wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi seperti Natuna dan Anambas.

“Setiap update dari BMKG langsung kami tindaklanjuti. Jika ada potensi membahayakan, kami segera keluarkan imbauan penundaan,” tegasnya.

Sejauh ini, penundaan keberangkatan kapal telah dilakukan pada satu unit armada yaitu kapal KM VOC Batavia tujuan Letung – Tarempa pada Kamis, 27 November 2025.

“Sampai sekarang masih ditunda karena kondisi belum aman,” jelasnya.

Penundaan kapal tersebut disebabkan oleh laporan BMKG dan nakhoda terkait bahwa gelombang di wilayah tersebut yang mencapai 1,5 hingga 2,5 meter.

“Nakhoda melaporkan mereka tidak berani jalan karena situasinya tidak memungkinkan,” sambungnya.

Menurut Fikri, kondisi gelombang tinggi di beberapa kawasan perairan diperkirakan masih berlangsung hingga tiga hari ke depan. Dan kapal yang di tunda berkemungkinan akan berlayar kembali pada 1 Desember 2025.

“Prediksi kami, gelombang 2,5 meter masih akan bertahan beberapa hari. Kami terus berkomunikasi dengan nakhoda untuk update kondisi lapangan,” tutupnya. (Ald)

Berita Terkait