GOTVNEWS, Semarang – Seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip), Adriano Jeconia Padama, menjadi sorotan setelah menyampaikan persoalan mahalnya harga beras di kampung halamannya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di hadapan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan ribuan mahasiswa baru Undip, Adriano mengungkap harga beras di Alor mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram.
Menurut Adriano, mahalnya harga beras dipengaruhi keterbatasan produksi lokal dan distribusi yang bergantung pada jalur laut. Kondisi cuaca juga kerap menghambat kelancaran pasokan. Ia khawatir kenaikan harga beras berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, terutama anak-anak di Alor.
Mendengar keluhan tersebut, Mentan Amran langsung berkoordinasi dengan jajarannya untuk memastikan pasokan beras segera dikirim ke Alor. Amran juga turun langsung ke Pulau Alor pada Minggu (9/10/2026) untuk meninjau kondisi di lapangan.
Berkat keberaniannya menyampaikan aspirasi, Adriano mendapat bantuan pendidikan dari Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo yang akan menanggung biaya kuliahnya di Undip. Sementara itu, Mentan Amran memberikan bantuan biaya kos selama dua tahun.(frh)
Sumber: TikTok @andi.amran.sulaiman
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News







