Disdikbud Karimun Sosialisasikan TKA, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Pendidikan Nonformal

GOTVNEWS, Karimun – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun mulai mempersiapkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM untuk menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA. Sosialisasi TKA bagi PKBM se-Kabupaten Karimun digelar di PKBM Melati, Rabu, 23 September 2026. Pelaksanaan TKA sendiri direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.

Dalam pelaksanaan TKA, peserta didik akan mengikuti pengujian kemampuan akademik melalui sejumlah mata pelajaran, di antaranya Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Bahasa Inggris.

TKA menjadi salah satu instrumen untuk melihat kemampuan akademik peserta didik sekaligus menjadi pendamping dalam pemetaan mutu pendidikan melalui Asesmen Nasional.

Di Kabupaten Karimun, terdapat 12 PKBM yang tersebar di sejumlah wilayah. Dari jumlah tersebut, 10 PKBM telah memenuhi persyaratan dan aktif melaksanakan proses pembelajaran.

Sejumlah PKBM tersebut di antaranya PKBM Melati, Al Hikmah, Tunas Bangsa, Melur, Mitra Mandiri, Permata Aira, Tuah Cahaya Berlian, dan PKBM Cempaka Bertuah.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Muhammad Khudri, mengatakan, meski secara regulasi TKA tidak bersifat wajib, pihaknya tetap mendorong seluruh peserta didik PKBM untuk mengikuti tes tersebut.

Menurutnya, hasil TKA nantinya dapat menjadi gambaran kemampuan akademik peserta didik sekaligus menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.

“Secara regulasi memang tidak diwajibkan, tetapi kita berharap dan menyampaikan kepada PKBM agar semua anak ikut TKA. Tujuannya agar kemampuan anak-anak dapat terukur dan menjadi gambaran mutu pendidikan maupun lulusan PKBM. Kemampuan akademik mata pelajaran yaitu Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Matematika, dan Bahasa Indonesia,” ujar Khudri.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Karimun, Siti Rojiah Iskandarsyah, mengapresiasi peran PKBM dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam memperoleh kesempatan belajar.

Menurutnya, upaya menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan akses pendidikan menjadi bagian penting dalam membuka kembali kesempatan bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan.

Ia menilai pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga dapat menjadi salah satu upaya mencegah berbagai persoalan sosial di kalangan anak.

“Tanpa pendidikan bagaimana nasib mereka di masa depan. Pendidikan sangat penting untuk mengurangi kriminalitas pada anak. Inilah tugas kita sebagai pendidik untuk memotivasi supaya mereka mau sekolah lagi. Kita tidak pernah tahu ilmu mana yang bermanfaat untuk anak-anak, yang penting terus semangat dan ikhlas memberikan ilmu,” ujar Siti Rojiah.

Melalui pelaksanaan TKA dan penguatan peran PKBM, Pemerintah Kabupaten Karimun mendorong semakin banyak peserta didik memperoleh akses pendidikan yang berkualitas.

Pendidikan diharapkan tidak hanya menjadi jalan untuk memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan masa depan.(yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *