GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang telah terus berupaya mengungkap kasus pencemaran air sumur warga Gang Nila.
Saat ditemui usai rapat, Kepala DLH Kota Tanjungpinang, Riono, mengatakan, terdapat 3 hal yang akan dilakukan pihaknya untuk mencari tahu sumber minyak yang mencemari air sumur warga.
DLH Tanjungpinang akan melakukan pengukuran bersama pihak SPBU yang disaksikan RT/RW setempat terhadap tangki penyimpanan BBM yang berjarak 200 meter dari sumur warga.
Kemudian pihak SPBU juga diminta untuk membangun sumur pantau tambahan, yang letaknya di luar bunker minyak yang dimiliki.
Selain itu untuk membuktikan jenis minyak yang terkandung di sumur warga, SPBU juga bersedia untuk membiayai pengujian kualitas air melalui laboratorium serta pengujian jenis BBM yang menyebabkan pencemaran air sumur.
“Pengukuran akan dilakukan pada malam hari
Paginya akan dibuka segelnya kemudian kita periksa apakah berkurang kalau berkurnag berarti ada indikasi kebocoran,” kata Kadis DLH Tanjungpiang, Riono, Jumat (4/11/2023).(San)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













