GOTVNEWS, Bintan – Pasar Tani yang terletak di Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, kini dalam kondisi memprihatinkan. Pasar yang dibangun menggunakan anggaran dari APBN sebesar Rp6 miliar ini tampak rusak dan terbengkalai.
Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa sejumlah atap dan plafon bangunan sudah rusak parah. Tidak hanya itu, area pasar terlihat sangat kotor dengan berbagai benda yang berserakan, termasuk life jacket dan tisu magic.
Seorang pria yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa pasar ini sudah lama tidak beroperasi.
“Sudah lama tutup, memang begini kondisinya,” ujar pria tersebut yang tengah duduk santai di salah satu bangunan pasar.
Selain itu, rumput liar kini menjalari sebagian besar area pasar, termasuk di sekitar toilet. Kondisi ini semakin memperparah kesan kumuh dan terbengkalai pada bangunan yang selesai dibangun pada tahun 2014.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bintan sempat mewacanakan pembangunan pusat oleh-oleh di lokasi Pasar Tani ini. Namun, hingga saat ini pasar di Simpang Tembeling tersebut belum juga dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Warga setempat berharap agar pemerintah segera mengambil langkah untuk menghidupkan kembali pasar ini, mengingat besarnya anggaran yang telah dikeluarkan untuk pembangunannya. (Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








