Jangan Panik, Begini 7 Langkah Penanganan saat Anak Kejang Demam

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Melihat anak tiba-tiba mengalami kejang demam tentunya membuat orang tua merasa panik dan khawatir. Namun, orang tua harus tetap tenang supaya dapat melakukan tindakan penanganan yang tepat dan benar.

Febrile seizure atau kejang demam adalah kondisi demam yang disertai dengan kejang yang biasanya dialami oleh anak-anak pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun.

Saat mengalami kejang demam, tubuh anak akan berguncang hebat diiringi dengan gerakan menyentak di lengan atau kaki, serta kehilangan kesadaran. Biasanya kondisi ini akan berlangsung selama 1-2 menit.

Kejang pada anak saat demam umumnya tidak berbahaya dan bukan merupakan gejala penyakit serius, namun kondisi ini tetap perlu diwaspadai.

Berikut langkah yang harus dilakukan apabila anak mengalami kejang demam.

  • Letakkan anak di lantai atau di tempat yang datar, luas, dan bebas, untuk mencegah anak terbentur atau tertimpa benda tertentu saat mengalami kejang.
  • Baringkan anak dalam posisi miring agar anak tidak tersedak oleh air liur atau muntahan.
  • Longgarkan pakaian anak, terutama pada bagian leher.
  • Jangan menaruh apa pun pada mulut anak untuk mencegah tergigit lidah atau tersedak.
  • Hitung durasi terjadinya kejang demam dan perhatikan tingkah laku anak saat kejang. Informasikan hal tersebut saat berkonsultasi ke dokter.
  • Segera panggil ambulans atau bawa ke IGD jika kejang terjadi lebih dari 5 menit, terutama jika anak mulai terlihat mengalami kesulitan bernapas atau wajah yang memucat atau membiru.
  • Setelah kejang demam berhenti, segera bawa anak periksa kedokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.(Frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *