Kemlu RI: Belum Ada Protes Negara Tetangga Soal Asap Karhutla

Kemlu RI: Belum Ada Protes Negara Tetangga Soal Asap Karhutla.
Kemlu RI: Belum Ada Protes Negara Tetangga Soal Asap Karhutla. Foto: tangkapan layar X @independenSumatera.

GOTVNEWS, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan komunikasi terus berjalan dengan negara-negara tetangga di tengah upaya Indonesia menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sembari memastikan belum ada nota protes resmi dari negara tetangga.

Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan komunikasi dan koordinasi dengan negara-negara di kawasan terus dilakukan untuk memantau perkembangan situasi karhutla.

“Komunikasi dan koordinasi dengan negara-negara di kawasan terus berjalan dengan baik,” kata Nabyl, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Nabyl memastikan pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai langkah penanganan karhutla secara terpadu untuk meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan, termasuk ke negara tetangga.

Sebelumnya, Malaysia dan Brunei Darussalam sepakat menggunakan mekanisme ASEAN untuk menangani masalah kabut asap lintas batas (transboundary haze) yang kembali memengaruhi sejumlah wilayah di kawasan.

Keputusan strategis itu disepakati dalam Konsultasi Pemimpin Tahunan ke-27 (Annual Leaders’ Consultations/ALC-27) dalam pertemuan antara Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah.

“Kami berdua sepakat untuk menggunakan mekanisme ASEAN sebagai pilihan terbaik. Kami telah meminta Menteri Luar Negeri Datuk Seri Mohamad Hasan untuk menangani masalah ini,” kata Anwar, Sabtu (22/8/2026).

Langkah tersebut sebelumnya juga telah disampaikan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan pada Jumat (21/8/2026). Ia mengatakan Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik ASEAN untuk mencari solusi atas persoalan kabut asap lintas batas yang berdampak pada sejumlah wilayah di kawasan.(frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *