GOTVNEWS, Karimun – Seorang warga di Kabupaten Karimun menjadi korban penipuan dengan modus mengatasnamakan layanan ekspedisi Shopee Express. Korban bernama Hastin Ulinuha, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, awal kejadian bermula ketika dirinya mengirimkan paket kepada seorang rekannya yang berada di Batam.
Namun setelah proses pengiriman dilakukan, korban baru menyadari bahwa nomor kontak penerima yang dicantumkan ternyata salah.
Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pelaku yang menghubungi korban melalui telepon dan mengaku sebagai pihak dari ekspedisi Shopee.
Pelaku meyakinkan korban bahwa dirinya dapat membantu menyelesaikan masalah pengiriman paket tersebut.
“Awalnya saya pikir dia benar-benar ingin membantu karena memang nomor penerima yang saya cantumkan salah. Saat ditelepon, pikiran saya seperti blank atau kosong,” ujar Hastin.
Dalam percakapan melalui telepon, pelaku kemudian mengarahkan korban untuk melakukan sejumlah transaksi dengan alasan proses verifikasi pengiriman.
Tanpa menyadari bahwa dirinya sedang ditipu, korban mengikuti arahan pelaku hingga akhirnya mengirimkan sejumlah pulsa dan uang dengan total kerugian mencapai Rp10.700.000.
Rinciannya antara lain pembelian pulsa Rp301.000, kemudian Rp201.000, dan Rp37.500. Korban juga mentransfer Rp140.000 ke CV Bank Pulsa Payment serta mentransfer Rp10.000.000 melalui rekening SeaBank.
Korban baru menyadari dirinya menjadi korban penipuan setelah seluruh transaksi selesai.
“Pelaku berusaha mengkosongkan saldo rekening BSI dengan alasan agar tidak dibekukan. Dari situ saya sadar,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








