GOTVNEWS, Tanjungpinang – Sejumlah pedagang di kawasan Ganet Kota Tanjungpianng, menjadi korban penipuan uang palsu oleh orang yang tidak dikenal.
Lita, pedagang gorengan di Jalan Ganet mengaku, uang palsu yang diterimanya merupakan mata uang pecahan Rp100 ribu.
Menurut Lita, bentuk uang tersebut lebih kecil dari ukuran biasanya. Setelah diterawang juga tidak ada gambar pahlawan maupun logo Bank Indonesia.
“Suami saya yang terawang, tidak ada nampak gambar pahlawan, ternyata memang palsu,” kata Lita.
Lita menjelaskan, uang palsu itu didapatnya oleh seorang laki laki, kalau itu dia sedang membeli gorengan pada hari Jumat ((6/12/224) dengan memberikan uang sebesar Rp 100 ribu.
“Dia beli total Rp25 Ribu, dibayarkan dengan uang pecahan Rp100 Ribu,” ucapnya.
Usai membeli gorengan pelaku bersama rekannya yang berada di motor langsung bergegas pergi dengan tergesa – gesa.
Lita mengaku sempat curiga karena bentuknya lebih kecil. Namun karena masih melayani pembeli lain, kemudian uang tersebut langsung disimpan.
โSaya mau ngecek itu lupa, tahu pas sudah di rumah, Lagi hitung hasil pendapatan lihat ada uang palsu pecahan Rp100 Ribu,โkatanya.
Hal yang sama juga dirasakan pedagang lainnya, Aceng mengatakan juga menerima uang palsu pecahan Rp 100 ribu oleh seorang pembeli. Namun pertisiwa ia alami sudah terjadi dua bulan yang lalu.
โMata uangnya itu Rp 100 ribu, ketahuannya itu pas mau setor uang ke bank ditolak oleh bank, bahwa uang ini palsu,โkatanya
Aceng bilang, ciri – ciri uang palsu yang ia terima tidak memiliki pita emas di kertas uang tersebut, saat diterawang juga juga tidak ada logo pahlawannya.
Namun begitu ia mengaku ia ikhlas, uang palsu pecahan Rp 100 ribu itu telah digunting dan dimusnahkan oleh bank.
โKemarin saya foto lapor ke polisi, semoga cepat ditindak lah,โucapnya.(San)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








