Salah seorang penumpang Nuri mengaku mendukung adanya penerapan mesin cetak E-ticketing tersebut. Namun hal itu tentu harus disosialisasikan terlebih dahulu.
“Bagus lebih mudah dan perlu pakai kertas biar gak keteteran. Cuma orangtua mungkin kesulitan karena minim pengetahuan alat elektronik masa kini. Jadi kayak ada plus ada minusnya,” ucapnya.
Hingga saat ini, KSOP Tanjungpinang, Pelindo I dan instansi terkait di Tanjungpinang terus mempersiapkan program E-ticketing tersebut.
Pelindo menargetkan penggunaan mesin cetak tiket mandiri tersebut bisa dioperasikan sebelum bulan ramadhan mendatang. (san)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













