GOTVNEWS, Bintan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan tengah menyusun kebijakanuntuk mendukung kelangsungan pembelajaran anak dengan aman dan optimal. Di antaranya melalui konsep medikalisasi belajar dan penerapan jam malam bagi pelajar.
Sekretaris Daerah Bintan, Ronny Kartika, menjelaskan bahwa istilah medikalisasi belajar merujuk pada upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan, keluarga, dan instansi terkait. Termasuk PGRI untuk memaksimalkan proses belajar anak melalui pendekatan persuasif dan dukungan psikososial.
โAgar proses pembelajaran dari rumah menjadi bagian penting, dengan tingkat pendampingan yang lebih baik di malam hari,โ kata Ronny Kartika Kamis (28/8/2025).
Menurut Ronny, strategi ini dirancang untuk meminimalkan permasalahan yang terjadi di malam hari. Seperti kecemasan atau gangguan terhadap anak serta memastikan proses belajar tetap berlangsung secara optimal.
Ketua PGRI Kabupaten Bintan, Oky Silfebri menyambut baik wacana ini. Ia menekankan pentingnya mencegah pengaruh sosial negatif terhadap anak di luar jam sekolah, dan mendukung pendekatan yang memastikan aktivitas anak diarahkan ke hal-hal yang konstruktif.
โKami mendukung kebijakan jam malam untuk melindungi mereka dari pengaruh-pengaruh kurang sehat di masyarakat,โ ujar Oky.
Dia juga menyampaikan, ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan untuk membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berbasis akademis. Tetapi juga memperhatikan aspek psikologis, keamanan, dan kesejahteraan anak.(Mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













