Pemprov Kepri dan Pemko Tunda Pembangunan Flyover Kota Piring Tanjungpinang

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menunda rencana pembangunan jalan layang atau flyover di Simpang Kota Piring, Tanjungpinang, yang awalnya ditargetkan terealisasi pada 2026.

Proyek yang diperkirakan memakan biaya senilai Rp120 miliar itu digadang-gadang sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan di kawasan tersebut.

Namun, pembangunan flyover belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran.

Hal tersebut pun dibenarkan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Menurut Ansar, saat ini telah ada solusi sementara yang cukup efektif untuk mengurai kemacetan seperti dibangunnya pembatas jalan di kawasan tersebut.

Ansar mengungkapkan, proses koordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang juga sudah dilakukan, termasuk soal pembebasan lahan yang dinilai cukup mahal.

Jika anggaran tersedia, proyek akan kembali diprioritaskan, kemungkinan pada 2027 atau 2028.

“Ya nanti kita lihat dulu kemungkinan nya, karena ganti rugi lahannya juga cukup mahal disitu. Kalau memungkinkan kita bangun, tapi yang jelas kita akan dorong yang monumen bahasa sama kantor bersama,” ucapnya.

Untuk saat ini, Pemprov Kepri fokus pada pembangunan Tugu Bahasa dan beberapa kantor OPD di Tahun 2026 mendatang.

Sebelumnya Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memutuskan untuk menunda rencana pembangunan flyover dan mengalihkan fokus ke perbaikan Jalan Pelantar 2 yang mengalami kerusakan parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.(ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *