GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri), menggelar Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (27/5/2025).
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menegaskan dalam sebutannya, pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai pondasi utama pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 tersebut.
Ansar juga menekankan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak lagi bisa bergantung pada kerja pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi nyata dengan dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
โKita ingin memastikan bahwa pembangunan tahun 2026 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, perencanaan harus berpijak pada data, potensi riil, dan dukungan semua pihak,โ ucapnya.
“kami menyadari, bahwa target ini tidak mudah dengan anggaran yang terbatas, karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan tingkat pemerintahan”, sambungnya.
Dirinya juga mengungkapkan keberhasilan Kepri menekan angka kemiskinan menjadi 4,78% dan mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Sumatera, serta penurunan inflasi yang signifikan sebesar 2,09%.
Sementara tiga tema besar Akselerasi pembangunan Kepri 2026 diantaranya adalah Akselerasi pengelolaan potensi ekonomi maritim dan investasi yang berkualitas. Akselerasi peningkatan koneksi antar wilayah dan pemerataan pembangunan infrastruktur. dan Akselerasi pembangunan sumber daya manusia, reformasi Birokrasi dan pemanfaatan teknologi.
“tema pembangunan Kepri Tahun 2026 ini adalah Akselerasi potensi perekonomian daerah dan sumber daya manusia, didukung kelembagaan pemerintahan daerah yang efektif dan akuntabel”, tutupnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














