Penataan Pantai Pelawan Dipercepat, Pedagang Wajib Tempati Plaza Kuliner dalam Tiga Bulan

Penataan Pantai Pelawan Dipercepat, Pedagang Wajib Tempati Plaza Kuliner dalam Tiga Bulan.
Penataan Pantai Pelawan Dipercepat, Pedagang Wajib Tempati Plaza Kuliner dalam Tiga Bulan. Foto: Gotvnews/yh.

GOTVNEWS, KARIMUN – Pedagang plaza kuliner Pantai Pelawan bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun resmi menyepakati optimalisasi pemanfaatan bangunan kios yang menjadi ikon kuliner.

Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong wajah baru Pantai Pelawan sebagai destinasi yang tertata, nyaman, dan berkelanjutan.

Direktur Utama BumDes Beruntung, Eva Herlina, menegaskan seluruh pedagang diberikan tenggat waktu selama tiga bulan terhitung sejak 23 April hingga 23 Juli 2026, untuk mulai menempati bangunan plaza kuliner yang telah disediakan pemerintah.

“Pdagang sudah berkomitmen untuk menempati plaza kuliner paling lambat tiga bulan ke depan. Setelah itu, tidak ada lagi aktivitas jualan di lokasi yang tidak semestinya,” ujar Eva, Jumat (24/4/2026).

Selain penataan lokasi berjualan, kesepakatan juga mencakup pembatasan pedagang dari luar daerah, khususnya yang menggunakan kendaraan untuk berjualan di area utama pantai.

Mereka akan diarahkan ke zona yang telah ditentukan agar kawasan wisata tetap tertib dan nyaman bagi pengunjung.

Dalam masa transisi tersebut, pemerintah daerah bersama pedagang juga akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah fasilitas penunjang di plaza kuliner, seperti instalasi listrik, ketersediaan air, hingga akses masuk dan keluar lokasi.

Tak hanya soal penataan, aspek kebersihan juga menjadi perhatian utama. Para pedagang sepakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan Pantai Pelawan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

“Pedagang bukan hanya pelaku usaha, tapi juga bagian penting dari wajah pariwisata. Karena itu, mereka juga ikut menjaga kebersihan dan ketertiban agar kawasan tetap kondusif,” tambahnya.

Sementara, Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar dalam mewujudkan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Penataan kawasan dinilai tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh pihak, terutama pedagang yang berinteraksi langsung dengan wisatawan.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan Pantai Pelawan mampu berkembang menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga tertib, bersih, dan memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *