Proyek Tugu Bahasa Penyengat Targetkan 60 Orang Pekerja Lokal

Proyek Tugu Bahasa Penyengat Targetkan 60 Orang Pekerja Lokal.
Proyek Tugu Bahasa Penyengat Targetkan 60 Orang Pekerja Lokal. Foto: Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang — Proyek pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, diproyeksikan bakal menyerap dan memberdayakan puluhan tenaga kerja lokal.
‎
‎Keterlibatan pekerja lokal tersebut diprioritaskan pada sektor logistik, pengamanan, hingga pengerjaan teknis sesuai kualifikasi.
‎
‎Pemprov Kepri memastikan pelibatan masyarakat lokal merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kepri guna memperkuat perekonomian daerah di sekitar area pengerjaan proyek.
‎
‎Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menjelaskan bahwa dalam skema pengerjaan secara bertahap yang melibatkan sekitar 150 hingga 200 pekerja hingga proyek selesai, porsi untuk tenaga kerja lokal diperkirakan sebanyak 30 persen atau 60 orang.
‎
‎”Nantinya, dari total perkiraan 150 hingga 200 pekerja sampai selesai, sekitar 30 persen itu dari tenaga kerja lokal sesuai dengan kapasitas keahlian,” terangnya, Jum’at (25/9/2026).
‎
‎Ia menegaskan, guna menjamin pelaksanaan pengerjaan fisik berjalan tepat waktu, tepat mutu, serta transparan, Pemprov Kepri turut menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Inspektorat Daerah untuk melakukan pendampingan pengawasan secara ketat.
‎
‎”Kita targetkan pembangunan hingga akhir tahun ini di 10 sampai 15 peren capaian pengerjaan,” pungkasnya.
‎
‎Diketahui proyek strategis museum dan monumen tugu bahasa nasional tersebut sebelumnya telah diresmikan melalui prosesi groundbreaking oleh Menteri Dalam Negeri.
‎
‎Proyek infrastruktur kebudayaan tersebut menelan total pagu anggaran sebesar Rp101 miliar, dengan alokasi anggaran tahap awal tahun 2026 dikucurkan sebesar Rp30,8 miliar. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *