Trump Tunda Tarif Selama 90 Hari, Kecuali China Jadi 125%

GOTVNEWS, Amerika Serikat – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penundaan tarif balasan selama 90 hari untuk 57 negara, termasuk Indonesia. Namun, tarif terhadap China justru dinaikkan dari 104% menjadi 125%.

Pengumuman ini disampaikan Trump pada Rabu (9/5/2025) waktu setempat. Kebijakan tarif baru tersebut akan langsung berlaku.

Indonesia menjadi satu dari 57 negara yang terkena tarif resiprokal Trump dengan besaran 32%. Melalui penundaan ini, untuk sementara Indonesia hanya akan dikenakan tarif dasar sebesar 10%.

Trump menyebut penundaan tarif ini sebagai langkah strategis untuk membuka ruang negosiasi dengan negara-negara mitra dagang. Ia mengklaim lebih dari 75 negara siap berdialog soal penyesuaian tarif.

Menurut Trump, banyak negara menunjukkan niat baik untuk berunding, sehingga AS memberi kesempatan melalui penundaan kebijakan tersebut.

Kebijakan ini langsung direspons positif oleh pasar saham. Bursa saham Wall Street langsung menguat setelah pengumuman tersebut.

Namun, ketegangan dengan China semakin memanas. AS tetap menaikkan tarif terhadap China setelah negara tersebut memberlakukan tarif balasan baru terhadap produk AS.

Ketegangan dagang antara dua negara ini pun makin memuncak dalam sepekan terakhir.(frh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *