GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan mulai menyalurkan program pembagian buku Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk tingkat SD dan SMP tahap pertama.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan program buku LKS itu sebagai upaya memenuhi fasilitas belajar anak di sekolah.
“Program ini kita rancang berkelanjutan, supaya siswa tidak hanya menerima LKS di semester ganjil, tapi juga di semester genap,” ujar Teguh.
Pada tahap awal ini, pembagian LKS difokuskan kepada SMP kelas 7 sebanyak 3.051 siswa, kelas 8 sebanyak 3.026 siswa, dan kelas 9 sebanyak 2.859 siswa. Untuk SD, diberikan kepada kelas 5 sebanyak 2.796 siswa dan kelas 6 sebanyak 2.796 siswa.
“Kita dahulukan kelas akhir di masing-masing jenjang terlebih dahulu, karena keterbatasan anggaran dan efisiensi,” sambungnya.
Setiap siswa, lanjut Teguh, mendapatkan delapan paket buku LKS untuk masing-masing mata pelajaran. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp800 juta, dengan harga per buku Rp10 ribu.
Dimana, semua LKS yang disediakan sudah terkoneksi dengan versi digital untuk mendukung pembelajaran daring.
“Satu siswa menerima delapan LKS dan semuanya terhubung ke versi digital, sehingga bisa dipakai belajar kapan saja,” ungkapnya.
Teguh menambahkan, untuk SD kelas 1 hingga 4, pengadaan LKS akan diajukan melalui APBD Perubahan agar distribusi dapat merata.
“Kalau anggarannya memungkinkan, kita ingin semua kelas mulai dari kelas 1 sampai 9 mendapatkan LKS. Tapi tahun ini kita fokus dulu ke kelas 4, 5, 6, 7, 8, dan 9,” tegasnya.
Dinas Pendidikan berharap pada tahun mendatang seluruh siswa SD dan SMP di Tanjungpinang bisa mendapatkan LKS secara merata sehingga tidak ada kesenjangan fasilitas belajar.
“Kalau bersama Pak Wali, prinsipnya kalau anggaran ada, semua harus dapat. Harapan kami ke depan distribusinya bisa merata ke semua tingkatan,” tutupnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













