GOTVNEWS, Tanjungpinang – Koperasi desa dan kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia direncanakan akan mendapat suntikan dana dekonsentrasi dari Kementerian Koperasi dan UKM Republika Indonesia.
Program ini ditujukan untuk mempercepat pengembangan koperasi Merah Putih yang saat ini tengah digencarkan.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepri, Riki Rionaldi, mengatakan hal tersebut disampaikan dalam pertemuan 38 kepala dinas koperasi provinsi dengan Menteri Koperasi beserta jajaran di Jakarta, Senin 1 Agustus 2025 lalu.
โKita mendapat arahan langsung dari pak menteri. Dana dekonsentrasi ini direncanakan untuk mendukung pelatihan, pendampingan, dan capacity building bagi koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan,โ ucapnya, Sabtu (06/9/2025).
Menurutnya, program ini penting karena keterbatasan anggaran daerah sering menjadi hambatan perkembangan Kopdes merah putih saat ini.
โDengan adanya dukungan dana pusat, koperasi akan mendapat pendamping bisnis dan pelatihan yang lebih terarah,โ sambungnya.
Riki juga mengimbau bagi koperasi yang sudah terbentuk secara kelembagaan untuk menyiapkan pengurusnya, terutama di bidang usaha.
โSilakan rancang rencana bisnis sesuai potensi wilayah masing-masing agar siap memanfaatkan program ini,โ ujarnya.
Adapun untuk besaran dana yang akan digelontorkan masih menunggu perhitungan teknis di Kementerian Keuangan.
โMinggu ini masih digodok, hasil final baru akan ditetapkan minggu depan,โ pungkasnya.
Meski demikian, skema awal sudah ditetapkan, yakni satu orang pendamping bisnis akan mendampingi sepuluh koperasi Merah Putih.
Pendamping tersebut bisa berasal dari kalangan akademisi, praktisi, maupun lembaga inkubasi yang sudah eksis, dan akan mendapatkan honor resmi dari pemerintah. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














