Tambelan Krisis BBM, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Sudah Sesuai Ketentuan

Tambelan Krisis BBM, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Sudah Sesuai Ketentuan.
Tambelan Krisis BBM, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Sudah Sesuai Ketentuan.Foto: dok Pertamina Tanjung Uban.

GOTVNEWS, Bintan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Tambelan, Bintan, dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, tantangan penyaluran BBM di Tambelan karena kondisi geografis Tambelan sebagai wilayah kepulauan dengan akses distribusi terbatas.

Sehingga penyaluran BBM ke Tambelan dilakukan melalui transportasi laut dengan jadwal pengiriman berkala. Ia menegaskan, Pertamina telah menjalankan penyaluran sesuai mekanisme tersebut dan memastikan distribusi tetap berjalan sesuai perencanaan.

Ia juga menegaskan terkait harga BBM yang tinggi di tingkat pengecer di Tambelan, bukan merupakan harga resmi Pertamina.

“Karena, seluruh harga BBM Pertamina ditetapkan oleh pemerintah dan hanya berlaku di lembaga penyalur resmi. Pertamina juga mencermati adanya dinamika pasokan BBM di Tambelan yang berasal dari luar mekanisme distribusi resmi,”jelasnya.

Menurutnya, kondisi ini berpotensi memengaruhi keteraturan distribusi dan persepsi masyarakat terhadap ketersediaan BBM.

Sementara itu Camat Tambelan, Asmawi mengatakan krisis BBM telah berlangsung lebih dari semimggu. Krisis BBM juga membuat operasional truk pengangkut sampah terkendala akibat tidak adanya BBM.

Petugas juga mengalami kesulitan memadamkan kebakaran lahan karena tidak ada BBM.

“Sudahlah air susah, BBM untuk operasional mesin damkar juga susah. Kami harus lari kesana kemari mencari minyak,” katanya.

Ia menjelaskan, selama ini Tambelan dibantu suplai BBM jenis pertamax dari Kalbar dengan harga yang telah ditentukan.

Warga juga komplain adanya pedagang nakal, yang mengambil kesempatan atas kondisi ini dengan menaikan harga BBM jenis pertalite menjadi hingga Rp 28 ribu per botol ukuran 1,5 liter dari sebelumnya Rp 22.500 per botol.(Mhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *