GOTVNEWS, Tapanuli Selatan – Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan terpaksa dievakuasi dengan cara ditandu secara bergotong royong akibat minimnya akses jalan menuju rumah sakit terjadi di Desa Aek Nabara, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.
Untuk membawa sang ibu menuju fasilitas kesehatan, warga harus berjalan kaki selama kurang lebih 6 hingga 7 jam perjalanan hingga mencapai titik yang dapat diakses kendaraan. Setelah itu, ibu hamil tersebut baru bisa dibawa menuju rumah sakit di wilayah Sipirok untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat karena di tengah perkembangan pembangunan dan kemajuan teknologi, masih ada warga yang harus mempertaruhkan keselamatan demi memperoleh layanan kesehatan dasar. (yh)
Sumber: X | Indepensumatera
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











