GOTVNEWS, Karimun – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) di Provinsi Kepulauan Riau hingga kini masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, bersama Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole, dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI meninjau sejumlah wilayah 3T di Kabupaten Karimun, yakni Pulau Papan, Kecamatan Buru, dan Kecamatan Selat Gelam.
Di Kepulauan Riau terdapat 151 titik sasaran program MBG yang tersebar di berbagai pulau dengan jumlah penerima manfaat antara 200 hingga 1.000 orang di setiap titik.
Meski berbagai persiapan telah dilakukan sejak tahun lalu, seperti pembentukan satgas tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta pemetaan lokasi penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah Kepri. Namun pelaksanaan program belum dapat dimulai karena masih menunggu regulasi teknis dari pemerintah pusat.
“Kita masih menunggu Juklak dan Juknisnya. Terealisasinya MBG di wilayah 3T ini kita masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis seperti apa. Maka itu perlu dibahas di DPR RI bagaimana pelaksanaan di daerah 3T ini nantinya,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.
Pemerintah Provinsi Kepri berharap regulasi dari pemerintah pusat segera diterbitkan agar program Makan Bergizi Gratis dapat dinikmati masyarakat di pulau-pulau terluar, terpencil, dan tertinggal yang selama ini masih menunggu kepastian pelaksanaannya.(yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













