Lansia Penghuni Rumah Bahagia Tewas Tinggal Kerangka, Pemko Tanjungpinang Akui Kelalaian Dinas Sosial

Lansia Penghuni Rumah Bahagia Tewas Tinggal Kerangka, Pemko Tanjungpinang Akui Kelalaian Dinas Sosial.
Lansia Penghuni Rumah Bahagia Tewas Tinggal Kerangka, Pemko Tanjungpinang Akui Kelalaian Dinas Sosial. Foto: Gotvnews/Ald.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengakui adanya kelalaian petugas Dinas Sosial (Dinsos) atas insiden kaburnya seorang lansia penghuni Rumah Bahagia hingga akhirnya ditemukan tewas tinggal kerangka di kawasan Kampung Mekar Jaya, Tanjungpinang.

‎Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan bahwa peristiwa tragis yang menimpa lansia berinisial A (60) tersebut bukan lagi sebatas bahan evaluasi, melainkan murni akibat kelalaian petugas jaga.

‎Korban yang diketahui mengidap pikun dan tidak memiliki keluarga tersebut sebelumnya keluar dari lingkungan panti tanpa terawasi.

‎”Ini bukan hanya sekadar evaluasi lagi, ini memang kelalaian dari penanggung jawab yang mengurus rumah singgah,” tegasnya, Sabtu (22/8/2026).

‎Lis mengungkapkan, posisi rumah singgah yang berada di area terbuka dan menyatu dengan kantor Dinsos Tanjungpinang seharusnya menjadi alasan bagi petugas untuk memperketat sistem pengawasan.

‎”Di sana kantor, di sana rumah singgah, jadi pengawasannya harus lebih ketat,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang, Endang Susilawati, enggan memberikan tanggapan saat dikonfirmasi mengenai insiden kelalaian tersebut.

‎Sebelumnya dari hasil penyelidikan kepolisian, identitas kerangka manusia yang ditemukan di Kampung Mekar Jaya dipastikan merupakan lansia berinisial A (60), warga Kampung Bugis yang sebelumnya dititipkan di panti sosial Dinsos Tanjungpinang.

‎Pihak kepolisian mengindikasikan adanya celah kelalaian pengawasan dari petugas yang berjaga saat korban kabur meninggalkan rumah lansia tersebut hingga kurun waktu 3 bulan lamanya.

‎”Dugaan awal seperti itu (lalai) karena penjagaan tidak ada yang melihat korban keluar, tapi korban ini memang dalam kondisi pikun,” terang Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel. (Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *