Metropolis

Bea Cukai Tanjungpinang Gelar Operasi Gabungan Pastikan Wilayah Perbatasan Aman dari Potensi Pelanggaran Hukum

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Bea Cukai Tanjungpinang perkuat sinergi antarinstansi dalam rangka meningkatkan pengawasan kepabeanan dan cukai di wilayah perbatasan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar operasi gabungan bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Khusus Bea Cukai Kepri di Pelabuhan Penyeberangan Roro Tanjung Uban.

Operasi ini berlangsung sejak 16 hingga 31 Agustus 2025 tersebut melibatkan tim gabungan dari berbagai aparat penegak hukum, termasuk Polisi Militer Koarmada I Tanjungpinang.

Kolaborasi lintas instansi ini dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas barang maupun penumpang di kawasan Bintan dan sekitarnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjungpinang, Joko Pri Sukmono Dwi Widodo, menegaskan bahwa kegiatan itu merupakan wujud nyata komitmen pihaknya dalam mengamankan hak-hak negara sekaligus menjaga stabilitas kawasan perbatasan.

“Operasi gabungan ini tidak hanya bertujuan menegakkan aturan kepabeanan dan cukai, tetapi juga memastikan bahwa wilayah perbatasan tetap aman dari potensi pelanggaran hukum,” ungkap Joko, Senin (15/9/2025).

Selain operasi lapangan, Bea Cukai Tanjungpinang juga memperkuat koordinasi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pada Selasa, 26 Agustus 2025, Bea Cukai Tanjungpinang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Tanjungpinang.

Pertemuan tersebut membahas optimalisasi penggunaan aplikasi “All Indonesia”, sebuah platform digital yang dirancang untuk mendukung integrasi data dan pelayanan lintas sektor.

Kedua instansi sepakat bahwa pemanfaatan aplikasi ini dapat meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap lalu lintas barang dan orang, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.

Langkah ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat keamanan nasional serta mempermudah akses informasi antarinstansi.

“Kami menyadari bahwa tantangan di era digital membutuhkan inovasi dan kolaborasi. Melalui aplikasi ‘All Indonesia’, kami berharap pengawasan dapat berjalan lebih efisien dan transparan, sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya. (Zpl)

Berita Terkait