GOTVNEWS, Karimun – Sepanjang Januari hingga Desember 2025, sebanyak sebelas orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Tak hanya memakan korban jiwa, angka kecelakaan juga menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang 2025, tercatat 152 kasus kecelakaan, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 112 kasus.
Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa mengatakan, lonjakan kasus kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius kepolisian dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Karimun.
โSepanjang tahun 2025, Satlantas Polres Karimun terus berupaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas melalui pendekatan preventif, edukatif, hingga penegakan hukum,โ ujar Robby, Selasa (30/12/2025).
Di tengah meningkatnya angka kecelakaan, polisi mencatat adanya tren positif pada penurunan pelanggaran lalu lintas. Data menunjukkan, jumlah pelanggaran pada 2024 mencapai 2.094 kasus, sementara pada 2025 turun drastis menjadi 617 pelanggaran.
Menurut Robby, penurunan pelanggaran ini menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kepatuhan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan keselamatan.
โAngka pelanggaran menurun, tetapi kecelakaan masih tinggi. Ini menandakan masih ada faktor lain yang berperan besar,โ katanya.
Faktor pengendara (manusia) disebut masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas, mulai dari kurangnya kewaspadaan, berkendara dengan kecepatan tinggi, hingga mengabaikan rambu-rambu lalu lintas.
Kapolres Karimun mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin dan berhati-hati saat berkendara.
โKeselamatan harus menjadi kebutuhan utama. Satu kesalahan kecil di jalan bisa berakibat fatal dan merenggut nyawa,โ tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














