BKKBN Kepri Gelar Varifikas dan Validasi Data Stunting di Tanjungpinang

BKKBN Kepri Gelar Varifikas dan Validasi Data Stunting di Tanjungpinang.
BKKBN Kepri Gelar Varifikas dan Validasi Data Stunting di Tanjungpinang. Foto: Gotvnews/Hasandy.

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri menggelar verifikasi dan validasi (verval) data keluaran beresiko stunting atau verval data KRS tahun 2024.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri, Rohina mengatakan, Verval dilakukan guna mendapatkan data dari kelurahan di Tanjungpinang yang telah bebas dari stunting, serta sebagai upaya percepatan data stunting di Kota Tanjungpinang.

“Sebenarnya ada 419 desa semuanya, cuma kita pilih Tanjungpinang harapannya pak Pj supaya nanti waktu Jambore ada kelurahan di Tanjungpinang yang sudah bebas Stunting,” kata Rohina di Kelurahan Kampung Baru,” Rabu (17/4/2024).

Untuk angka stunting di Kepri saat ini, kata Rohina, belum bisa di publikasikan. Sebab, menunggu instruksi dari Wakil Presiden RI dan akan dipublikasikan setelah dilakukan penimbangan verifikasi ulang.

Rohina menyebutkan, angka stunting di Kepri pada tahun sebelumnya tercatat 15,4 persen. Ia pun berharap tahun ini angka stunting di Kepri dapat mengalami penurunan yang signifikan.

“Kalau harapan kita bisa dibawah 10 persen angkanya,”ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tanjungpinang, Zulhidayat sangat mengapresiasi kepada BKKBN Kepri, lantaran telah memilih Kota Tanjungpinang untuk menggelar Verval.

“Kita apresiasi BKKBN sudah memilih Tanjungpinang untuk launching perdana Verval Keluarga beresiko stunting yang ada di Kota Tanjungpinang,”terangnya.

Zul menyampaikan, pendataan merupakan pilar utama dalam upaya pengentasan stunting diseluruh Indonesia.

Dalam upaya penanganan stunting tahun 2024, Pemko Tanjungpinang juga telah mengalokasikan berbagai program.

“Kita harap Camat, Lurah, dan pendamping bisa bekerja maksimal untuk data base Pemerintah Kota Tanjungpinang,” ujarnya.(San)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *