GOTVNEWS, Karimun – Bupati Karimun, Iskandarsyah menegaskan arah pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan hingga ke luar pulau Karimun besar.
Menurutnya, dalam setiap agenda pembangunan terdapat dua aspek utama yang harus berjalan beriringan, yakni pertumbuhan dan pemerataan.
Keduanya menjadi fondasi untuk memastikan seluruh wilayah Kabupaten Karimun merasakan dampak pembangunan secara adil.
“Di dalam kegiatan pembangunan ada dua yang harus kita dorong, pertumbuhan dan pemerataan,” ujar Bupati Iskandarsyah.
Ia menekankan, pemerataan tidak boleh terpusat di Pulau Karimun saja. Kabupaten Karimun memiliki 14 kecamatan, 251 pulau, dan 57 pulau berpenghuni yang membutuhkan perhatian pembangunan secara proporsional.
Salah satu langkah konkret yang disiapkan Pemerintah Daerah adalah mendorong Kecamatan Belat sebagai strategi pemerataan pembangunan.
Bupati Iskandarsyah menyebut, rencana ini telah dirancang sejak lama sebagai bagian dari penguatan wilayah kepulauan.
“Tentu Kecamatan Belat salah satu strategi kami untuk membangun kekuatan pemerataan, dan ini sudah dirancang sangat lama,” katanya.
Ia mengakui, menarik investor ke wilayah kepulauan bukan perkara mudah. Diperlukan strategi dan pendekatan khusus agar investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak positif.
“Untuk menarik investor harus memiliki trik, tidak semudah yang dibayangkan. Kami juga memastikan investor yang datang itu serius,” ujarnya.
Terkait kunjungan investor asal Cina ke Kecamatan Belat beberapa waktu lalu, Iskandarsyah menyebut hal itu menjadi bukti kesiapan pemerintah daerah dalam membuka peluang investasi.
Investor tersebut direncanakan akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah Belat. Proyek ini diharapkan mampu memperkuat infrastruktur kelistrikan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah ingin seluruh 14 kecamatan di Karimun berkembang sesuai karakteristik masing-masing, seperti pengembangan kawasan sebelumnya di Sugie Besar.
Dalam mendukung percepatan pertumbuhan, Pemerintah Daerah juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur dasar, termasuk jalan dan listrik.
Bahkan, Pemkab Karimun berencana mengusulkan skema pengembangan serupa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna mempercepat arus investasi.
Bupati Iskandarsyah, menambahkan, teori pertumbuhan ekonomi menegaskan bahwa peningkatan investasi menjadi kunci utama akselerasi pembangunan daerah.
“Kalau mau menumbuhkan ekonomi harus ada uang yang masuk. Jadi semakin banyak uang yang masuk, pastinya pertumbuhan ekonomi akan tinggi,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








