GOTVNEWS, Karimun – Bupati Iskandarsyah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Karimun dalam kondisi aman.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu kelangkaan yang belakangan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.
Menurutnya, pasokan BBM untuk Karimun telah ditetapkan pemerintah dengan kuota mencapai 40.000 kiloliter (KL).
“Kita sudah memiliki stok sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Untuk Karimun tersedia sekitar 40.000 KL, dan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Iskandarsyah.
Ia menilai kepadatan antrean di sejumlah SPBU belakangan ini disebabkan oleh kepanikan masyarakat yang khawatir terjadi kelangkaan. Padahal, secara stok, pasokan BBM di Karimun masih dalam kondisi stabil.
Karena itu, pemerintah daerah meminta masyarakat membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Yang paling penting adalah jangan sampai terjadi kepanikan. Kalau semua membeli dalam waktu bersamaan dan berlebihan, itu justru memicu antrean panjang,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mewaspadai kemungkinan adanya praktik penimbunan BBM oleh oknum tertentu.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Karimun telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dari TNI-Polri guna melakukan pengawasan di lapangan.
“Kami mengingatkan agar tidak ada yang mencoba menimbun BBM. Tindakan itu jelas melanggar hukum dan akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Iskandarsyah, menjelaskan jika terjadi kekosongan sementara di SPBU, kemungkinan besar disebabkan oleh faktor distribusi, seperti keterlambatan pengiriman dari Tanjunguban akibat kondisi cuaca dan gelombang laut.
“Kadang distribusi dari Tanjung Uban terkendala cuaca atau gelombang laut, sehingga pengiriman sedikit terlambat. Namun secara keseluruhan, stok BBM di Karimun tidak bermasalah,” katanya.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memantau distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.
“Untuk kebutuhan Idul Fitri kami pastikan aman. Pemerintah akan terus hadir memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News








