Dampak Kemarau, Harga Cabai dan Bawang di Tanjungpinang Alami Kenaikan

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Harga sejumlah komoditas bahan pokok, terutama jenis percabaian dan bawang, di pasar tradisional Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, Rabu (3/9/2026).
‎
‎Kenaikan tersebut disebabkan faktor cuaca kemarau yang melanda hingga menjadi pemicu utama turunnya kualitas pasokan.
‎
‎Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Bintan Center Kilometer 9 Tanjungpinang, kenaikan paling terasa terjadi pada komoditas cabai rawit dan cabai merah.
‎
‎Salah seorang penjual, Ajuma, mengungkapkan harga cabai rawit saat ini berada di angka Rp56 ribu per kilogram, setelah sebelumnya sempat melambung hingga Rp60 ribu per kilogram.
‎
‎Kemudian untuk harga cabai merah melonjak ke harga Rp52 ribu per kilogram dari harga semula Rp46 ribu hingga Rp48 ribu.
‎
‎Sementara itu untuk komoditas bawang merah berada di kisaran Rp42 ribu per kilogram atau naik menjadi Rp47 ribu rupiah.
‎
‎”Kalau bawang putih masih stabil di Rp32 ribu,” Ucapnya, Kamis (3/9/2026).
‎
‎Ajuma menjelaskan, fenomena kemarau sangat memengaruhi kualitas pasokan yang dikirim dari Jawa, Batam, maupun distributor lokal.
‎
‎Dimana banyak cabai yang mengalami penyusutan fisik atau kisut, sehingga cabai dengan kualitas segar dibanderol lebih mahal.
‎
‎Kenaikan harga barang kebutuhan pokok ini mulai berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di tingkat pedagang eceran, dimana jumlah pembeli di kios-kios menurun drastis dibandingkan pekan sebelumnya.
‎
‎”Pembelinya berkurang banget saat ini, jauh menurun, kalau sebelumnya rata-rata warga belanja di atas Rp100 ribu, sekarang kebanyakan cuma belanja di bawah angka itu,” tutupnya. (Ald)
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *