Kumalayoe merupakan hasil kolaborasi antara desainer terkemuka Provinsi Kepri dan pengrajin wastra lokal, menggabungkan kearifan lokal sebagai ciri khas masing-masing daerah.
“Diharapkan iven ini dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Kepri melalui sektor kreatif berbasis wastra,” tambah Dewi.
Produk unggulan Kepri yang akan dipamerkan melibatkan tudung manto dari Lingga, tikar serasan dari Natuna, batik gong-gong, tenun songket, kain pelangi, dan masih banyak lagi.
Keindahan dan keunikannya menjadikan wastra Kepri layak untuk diapresiasi dan dinikmati oleh masyarakat luas.(*)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














