Metropolis

Disdik Kepri Buka Posko Penyaluran Siswa di Batam, Tangani 2.500 Calon Murid Baru

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membuka posko penyaluran siswa di Kota Batam untuk mengatasi lonjakan calon murid baru tahun ajaran 2025/2026. Hingga kini, sebanyak 2.500 dari total 3.500 calon peserta didik tingkat SMA dan SMK yang sebelumnya belum tertampung, telah berhasil dialokasikan ke sekolah-sekolah negeri maupun swasta.

Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung menyampaikan bahwa proses penyaluran siswa menunjukkan perkembangan signifikan.

“Alhamdulillah, sekitar 2.500 siswa sudah terurai, terutama yang ada di Kota Batam. Ini kan prosesnya offline, jadi laporan dari posko-posko menyebutkan ada sekitar 3.500 siswa yang sudah kita usulkan ke sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta,” ujar Andi, Senin (7/7/2025).

Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak memaksakan anak-anaknya masuk ke sekolah tertentu. Pemerintah telah membuka ruang kelas tambahan di sekolah-sekolah yang masih memiliki kapasitas.

“Kami sudah buka ruang kelas tambahan di sekolah yang Rencana Daya Tampung (RDT) nya masih kosong. Harapannya, ini bisa menyelesaikan semua permasalahan,” tambahnya.

Sebagai solusi terhadap tingginya minat masuk SMK, Pemprov Kepri tahun ini resmi membuka SMK Negeri 12 Batam, yang sebelumnya masih menumpang di SMA Negeri 27 Batam.

“SMK 12 Batam kita buka untuk mengurai kepadatan di SMK 1 dan SMK 5. Antusias masyarakat untuk masuk SMK luar biasa besar tahun ini,” katanya.

Beberapa sekolah kejuruan lainnya seperti SMK 2, 3, 8, 9, 10, dan 11 juga sempat dijadikan alternatif penyaluran siswa, namun kini sebagian besar telah mencapai kapasitas maksimal.

“SMK 1 bahkan hampir 100 persen menampung penambahan dari SMK 5. Jadi sudah dilakukan redistribusi,” jelasnya.

Sementara itu, untuk wilayah lain seperti Tanjungpinang dan Karimun, proses penyaluran siswa sudah tuntas. Saat ini, tersisa sekitar 1.000 siswa di Batam yang masih dalam tahap verifikasi.

Menutup pernyataannya, Andi mengungkapkan harapan agar Pemprov Kepri dapat terus meningkatkan sarana praktik di sekolah-sekolah kejuruan demi menunjang kualitas pembelajaran.

“Kita sudah sampaikan ke Pak Gubernur, agar ada peningkatan peralatan-peralatan praktik di SMK, supaya anak-anak bisa mendapatkan pembelajaran maksimal,” tutupnya. (Ald)

Berita Terkait