Konektivitas Jadi Prioritas, Iskandarsyah Tancap Gas Bangun Karimun

pulau-pulau karimun, bupati karimun, tancap gas, bangun karimun,.
pulau-pulau karimun, bupati karimun, tancap gas, bangun karimun,.Foto: Dok Pemkab Karimun.

GOTVNEWS, KarimunBupati Karimun, Iskandarsyah, berkomitmen untuk mempercepat pembangunan konektivitas antar pulau sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pembangunan jembatan antar pulau, penguatan pelabuhan hingga pengembangan bandara menjadi prioritas dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bupati, Iskandarsyah menilai Kabupaten Karimun memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal.

Secara geografis Karimun berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia serta berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka.

“Karimun memiliki potensi yang besar. Kita berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia serta berada di jalur perdagangan Selat Malaka. Ini kekuatan yang harus kita manfaatkan secara maksimal,” ujar Iskandarsyah.

Ia menegaskan, selama ini Kepri lebih identik dengan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Padahal, Karimun dinilai memiliki potensi yang tidak kalah bahkan lebih unggul di sejumlah sektor.

“Kami ingin Karimun berpotensi seperti Batam. Selama ini orang mengenal Kepri itu Batam, padahal Karimun juga memiliki potensi yang lebih unggul,” ujarnya.

Berdasarkan data, Karimun memiliki sekitar 254 pulau, dengan 57 pulau di antaranya berpenghuni. Kondisi geografis ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar jika didukung infrastruktur yang memadai.

“Kami akan mendorong pembangunan infrastruktur bandara, pelabuhan, termasuk konektivitas antar pulau. Dari 254 pulau, ada 57 pulau berpenghuni yang harus dihubungkan agar aktivitas ekonomi masyarakat lebih lancar,” katanya.

Ia menambahkan, potensi darat dan laut Karimun akan bangkit signifikan apabila didukung sarana dan prasarana yang terintegrasi.

“Potensi yang baik di darat maupun laut, kalau dihubungkan dengan sarana-prasarana yang memadai, akan mampu mengangkat Karimun sebagai kekuatan ekonomi baru di regional Provinsi Kepulauan Riau,” katanya.

Dalam rancangan pembangunan jangka menengah, pemerintah daerah telah mendesain proyek-proyek infrastruktur yang diyakini berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Langkah konkret konektivitas sudah kami masukkan dalam RPJMD. Infrastruktur yang dibangun nantinya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong masuknya investasi,” ujarnya.

Selain pembangunan jalan dan pelabuhan, Pemkab Karimun juga merencanakan pembangunan jembatan antar pulau terdekat yang memiliki potensi sebagai kawasan industri.

Tak hanya itu, pengembangan pulau-pulau strategis juga akan diintegrasikan dengan rencana kerja sama energi hijau.

“Nantinya pulau-pulau yang banyak itu bisa dimanfaatkan setelah adanya kerja sama dengan listrik tenaga surya green energy yang akan menyuplai ke Singapura. Ini peluang besar bagi Karimun,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *