GOTVNEWS, Bintan – Akibat pemadaman listrik selama dua hari di Kabupaten Bintan, Lapas Narkotika Tanjungpinang menyurati PLN dan instansi terkait untuk meminta dukungan operasional, mengingat lapas merupakan salah satu objek vital yang harus tetap beroperasi.
Kalapas Kelas IIA Tanjungpinang, Fauzi Harahap, mengatakan pelayanan lapas tetap berjalan menggunakan sistem manual, sementara kebutuhan listrik dipenuhi dengan genset milik lapas.
Pihaknya juga telah menyurati PLN, Polres, dan Kejaksaan Negeri Bintan untuk meminta dukungan berupa peminjaman genset atau bantuan bahan bakar.
“Alhamdulillah sudah dua hari ini listrik padam dan tidak nyala sama sekali, kami masih menggunakan genset kantor untuk oprasional, pihaknya menyurati PLN untuk memberikan dukungan,” jelasnya.
Selama operasional genset, lapas telah menghabiskan sekitar 200 liter bahan bakar. Dengan hanya satu genset yang tersedia, penggunaannya dilakukan secara bergantian untuk mencegah mesin mengalami panas berlebih.(mhd)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











