GOTVNEWS, Tanjungpinang – Seorang ibu di Kota Tanjungpinang, Elida Abni Matondang, memperjuangkan hak nafkah putrinya yang disebut tidak terpenuhi selama 12 tahun setelah perceraian pada 2014 lalu.
Elida menduga mantan suaminya, yang saat ini masih berstatus sebagai anggota Polri aktif di Polda Sumatera Selatan (Sumsel), tidak menjalankan kesepakatan pemberian nafkah anak sebesar Rp1 juta per bulan yang telah dibuat pascaperceraian.
Elida menceritakan bahwa usai bercerai pada tahun 2014 lalu, mantan suaminya telah menandatangani kesepakatan diatas materai untuk memberikan nafkah sebesar Rp1 juta per bulan kepada putri mereka. Namun, hingga saat ini kewajiban tersebut tidak pernah dijalankan.
”Sejak perceraian di tahun 2014 sampai sekarang mantan suami saya tidak memenuhi kesepakatan menafkahi anak. Di sini saya hanya meminta keadilan,” ucap Elida, saat ditemui di Kilometer 11 Tanjungpinang, pada Rabu (12/8/2026).
Elida menilai, seorang ayah tetap memiliki kewajiban memenuhi kebutuhan anak, terlepas dari ada atau tidaknya putusan pengadilan yang mengatur mengenai nafkah.
“Namanya seorang bapak tetap wajib menafkahi anaknya. Itu kewajiban yang tidak boleh hilang,” ujarnya.
Kekecewaan Elida semakin memuncak ketika sang anak mengalami kecelakaan pada tahun 2023.
Saat hendak mengurus pengobatan, dirinya baru mengetahui kartu BPJS Kesehatan milik anaknya ternyata sudah tidak aktif, sehingga terpaksa mengandalkan layanan Jamkesda.
”Tahun 2023 kemarin anak saya mengalami kecelakaan, saat mau pakai jalur BPJS ternyata sudah tidak aktif, akhirnya saya menggunakan Jamkesda,” ungkapnya kecewa.
Berbagai upaya telah ditempuh Elida untuk mencari keadilan, mulai dari mengadu ke lembaga Perlindungan Anak di Kepri dan Sumsel, Ombudsman, Kompolnas, KPAI, hingga Mabes Polri serta internal Kepolisian.
Terhadap usaha pengaduan yang telah dirinya upayakan tersebut, hingga kini Elida mengaku belum mendapatkan hasil sesuai harapan.
”Semua jalur sudah saya lalui, perjuangan ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan agar hak anak saya dapat dipenuhi, saya hanya ingin mendapatkan keadilan,” tutupnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News











