SDIT Cendekia Karimun Buka Kelas Gratis untuk Wali Murid

SDIT Cendekia Karimun Buka Kelas Gratis untuk Wali Murid.
SDIT Cendekia Karimun Buka Kelas Gratis untuk Wali Murid. Foto: dok SDIT Cendekia Karimun.

GOTVNEWS, KARIMUN – SDIT Cendekia Karimun bersama komite sekolah meluncurkan program belajar gratis bagi wali murid bernama SAFA (Sakinah Family Academy).

Program tersebut dibuka khusus untuk para ayah dan bunda wali murid sebagai ruang belajar bersama dalam memperkuat ilmu agama, pola asuh hingga keterampilan rumah tangga.

Ketua Komite SDIT Cendekia, Maimunah, mengatakan program tersebut lahir dari semangat membangun keluarga yang lebih harmonis dan religius.

“Kami percaya keluarga sakinah bermula dari ilmu dan kebersamaan. Di sini para orang tua tidak hanya belajar teori, tapi juga saling berbagi pengalaman dan tumbuh bersama,” ujar Maimunah.

Dalam program SAFA, para wali murid akan mendapatkan berbagai materi mulai dari tahsin Al-Qur’an, kajian keislaman, parenting hingga keterampilan praktis seperti pengelolaan keuangan keluarga dan investasi emas.

Kegiatan dibagi menjadi dua kelas utama, yakni kelas khusus ibu dan kelas khusus ayah. Untuk para bunda, tersedia materi pembelajaran Al-Qur’an, kajian hadits, tilawah hingga pelatihan Microsoft Excel dan manajemen keuangan rumah tangga.

Sementara untuk para ayah, program difokuskan pada penguatan peran kepala keluarga melalui kelas tahsin dan parenting Islami. Kelas khusus ayah dipandu Sukriadi yang membahas pola asuh Islami, komunikasi keluarga hingga kepemimpinan dalam rumah tangga.

Dengan .engusung tema ‘Belajar Bersama, Tumbuh Bersama, Menuju Keluarga Sakinah’, program ini langsung mendapat apresiasi dari Bupati Karimun, Iskandarsyah.

Menurutnya, program tersebut menjadi langkah kreatif dan positif dalam meningkatkan kualitas keluarga sekaligus pendidikan anak.

“Kami menyambut baik program ini. Kreatif dan inovatif. Orang tua murid juga perlu terus meningkatkan kualitas pengetahuan mereka,” ujar Iskandarsyah.

Ia mengatakan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi sangat dipengaruhi oleh kualitas orang tua dan lingkungan keluarga.

“Kualitas generasi emas ke depan juga ditentukan oleh kualitas orang tua. Yang paling utama mendidik anak agar cerdas dan berakhlak adalah keluarga, baru kemudian guru di sekolah,” tutupnya. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *