GOTVNEWS, Karimun – Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjungbalai Karimun bergerak cepat mengevakuasi kru Speed Boat (SB) Srikandi Express yang tenggelam di perairan Pulau Parit, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Rabu (31/12/2025).
Kapal milik Asna Jaya Grup itu mengalami kecelakaan laut akibat cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang saat berlayar dari Batam menuju Tanjung Buton dengan membawa muatan barang ekspedisi.
Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Samuel Christian Noya, menegaskan evakuasi dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan TNI AL dalam membantu komunitas maritim dan menjamin keselamatan pelayaran.
“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk memastikan seluruh kru dapat dievakuasi dengan aman. Ini merupakan komitmen TNI AL untuk selalu hadir membantu masyarakat maritim yang mengalami kesulitan di laut,” ujar Letkol Laut (P) Samuel.
Danlanal menjelaskan, kronologi bermula saat SB Srikandi Express bertolak dari Batam sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa malam (30/12/2025).
Kemudian kapal dihantam cuaca buruk hingga air laut masuk ke dalam kapal melalui jendela depan yang terlambat di tutup dan menyebabkan alarm mesin berbunyi di perairan Pulau Pandan Karimun, sekitar pukul 23.00 WIB.
Meski sempat dilakukan pengecekan mesin, kondisi cuaca yang semakin memburuk membuat kapal terbawa arus hingga mendekati pantai Pulau Parit Karimun.
Upaya membawa kapal kembali ke tengah laut gagal setelah kapal kandas, air terus masuk hingga sebagian badan kapal terendam dan membentur batu. Pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Melihat kondisi semakin membahayakan, kapten dan seluruh anak buah kapal memilih bertahan di atas kapal sambil menunggu pertolongan.
Tim Lanal TBK bergerak dari Pos Binpotmar Kolong pada pukul 06.55 WIB dan tiba di lokasi lima menit kemudian. Proses evakuasi dilakukan segera dengan mengevakuasi kru kapal serta mengamankan sebagian muatan.
“Sebanyak empat orang kru kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan dibawa ke Pos Binpotmar Kolong Lanal TBK. Saat ini, TNI AL masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian serta pengawasan pemindahan barang muatan,” tutupnya. (yh)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News













