GOTVNEWS, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pengajuan Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Pemprov Kepri menargetkan sebanyak 100 kampung nelayan dapat dibangun di wilayah Kepri agar memperoleh porsi maksimal dari target nasional sebanyak 5.000 kampung nelayan.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan program tersebut sangat strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir, terutama di daerah kepulauan seperti Kepri yang didominasi wilayah laut.
Setiap kampung nelayan yang disetujui nantinya akan mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp22 miliar per unit dari pemerintah pusat.
“Saya sudah bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan. Kita mengusulkan agar Kepri bisa mendapatkan pembangunan 100 kampung nelayan karena wilayah kita didominasi lautan,” ujar Ansar, Senin (11/5/2026).
Hingga saat ini, sebanyak 70 lokasi di Kepri telah lolos tahap verifikasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Meski demikian, Ansar mengakui masih terdapat sejumlah kendala administratif di daerah, terutama terkait ketersediaan lahan di tingkat desa yang harus segera diselesaikan bersama pemerintah kabupaten dan kota.
“Sebagian masih harus kita rapatkan kembali bersama pemerintah kabupaten/kota karena ada kendala ketersediaan lahan. Kita harus bergerak cepat,” tegasnya.
Saat ini, program Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri baru berjalan di tiga lokasi, yakni dua titik di Batam dan satu titik di Natuna. Pemprov Kepri bersama tim verifikasi kementerian terus turun ke lapangan untuk mempercepat realisasi program di wilayah lainnya.(Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












