GOTVNEWS, Tanjungpinang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang himbau warga pesisir tingkatkan kewaspadaan saat aktivitas di laut dan muara saat hujan dan air pasang.
Dimana dikhawatirkan selain cuaca ekstrem, ancaman serangan buaya menjadi risiko utama bagi keselamatan warga ketika air pasang.
Kepala BPBD Tanjungpinang, M. Yamin, mengimbau khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, diminta tidak beraktivitas di laut maupun muara saat kondisi air pasang dan hujan.
โKami imbau untuk tidak pergi ke laut ataupun muara jika air sedang pasang disaat kondisi hujan saat ini,โ ucapnya, Jumat (15/5/2026).
Dirinya juga meminta baik masyarakat dan orang tua untuk mengawasi anak-anak, agar tidak bermain di area perairan selama cuaca buruk guna menghindari hal yang tidak diinginkan.
โOrang tua harus pastikan anak-anak tidak mandi di laut,โ tegasnya.
Sementara itu, Kasi Operasi Pemadam Kebakaran Tanjungpinang, Dery Ambari, mencatat telah mengevakuasi sebanyak tiga ekor buaya sepanjang 2026 di Sei Carang, Kampung Kolam, dan Km 8, dengan dua di antaranya memiliki ukuran mencapai tiga meter.
โBuaya yang dievakuasi sementara dititipkan di Safari Lagoi sebelum dipindah ke Pulau Bulan, Batam,โ jelasnya.
Demi keselamatan, Dery menegaskan agar pihak kelurahan wilayah pesisir untuk memasang papan peringatan di titik-titik rawan kemunculan predator, sebagai upaya mencegah adanya korban jiwa.
โKami imbau perangkat kelurahan memasang plang peringatan di lokasi yang rawan buaya,โ pungkasnya. (Ald)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News














