RDP Bersama PLN, DPRD Karimun Desak Blackout Tak Terulang dan Kompensasi Segera Direalisasikan

GOTVNEWS, Karimun – DPRD Kabupaten Karimun menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT PLN Persero untuk membahas penyebab blackout yang melanda Karimun selama empat hari. DPRD juga mendesak PLN agar segera merealisasikan kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Dalam RPD tersebut, DPRD meminta agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Selain itu, PLN juga berencana menambah satu unit mesin pembangkit berkapasitas 6 megawatt yang saat ini masih dalam proses instalasi.

Wakil Ketua II DPRD Karimun, Ady Hermawan, mengaku kecewa atas pemadaman listrik yang berlangsung selama empat hari. Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga kehidupan sehari-hari.

“Saat ini, daya kemampuan pembangkit PLN mencapai 33,5 megawatt, sedangkan beban puncak penggunaan listrik masyarakat mencapai 35 megawatt. Masih ada kekurangan pasokan listrik sekitar 1,5 megawatt, namun PLN berjanji bahwa ada tambahan daya 6 megawatt. Kalau terealisasi tidak akan ada pemadaman lagi,” ujar Ady Hermawan.

Manager ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, mengatakan proses pemasangan mesin baru terus dipercepat. Pihaknya juga akan memastikan proses pendataan pelanggan terdampak masih terus dilakukan agar seluruh masyarakat yang berhak dapat menerima kompensasi sesuai ketentuan.

“Tekait penambahan tahap instalasi 6 megawatt, selanjutnya untuk memperkuat kami akan mencoba perbaiki mesin PLTD yang belum optimal yang kapasitasnya 1 megawatt menjadi lebih,” ujar Ahmad.

DPRD Karimun menegaskan akan terus mengawal komitmen PLN terkait penambahan kapasitas listrik dan realisasi kompensasi bagi pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya krisis listrik yang sempat melumpuhkan aktivitas masyarakat Karimun. (yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *