GOTVNEWS, Tanjungpinang – Puluhan pengemudi taksi online menggelar unjuk rasa di Kantor Maxim Cabang Tanjungpinang. Mereka menuntut perusahaan pengelola jasa aplikasi itu menaikkan tarif taksi yang dinilai masih rendah.
Unjuk rasa yang dilakukan oleh pengemudi Maxim di depan Kantor perwakilan Maxim, Jalan Bakar Batu, Kota Tanjungpianng, Rabu (31/5/2023) siang.
Dalam unjuk rasa ini, puluhan pengemudi datang membawa berbagai spanduk bertuliskan sejumlah tuntutan dan melakukan orasi didepan kantor.
Unjuk rasa pengemudi taksi online ini dikawal ketat sejumlah personil keamanan, arus arus lalu lintas di Jalan Bakar Batu sempat mengalami kemacetan akibat aksi ini.
Menurut etua Perkumpulan Driver Kota Tanjungpinang, Hence S Hasibuan, aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan kepada pihak Maxim Tanjungpinang yang belum mengakomidir kenaikan tarif yang diminta para mitra Maxim.
Para pengemudi mengeluh lantaran besaran tarif saat ini adalah Rp 7.000 dan menginginkan jumlah tarif disamakan dengan Kota Batam, yakni sebesar Rp 12.200 atau sesuai dengan SK Gubernur Kepri tentan tarif taksi online.
โKita minta tarifnya dapat disesuaikan dengan kota Batam, saat ini tarif maxim Tanjungpinang tidak manusiawi, angkutan umum saja Rp 7.000 sedangkan kami Rp 10 ribu untuk empat orang dilengkapi ace yang dingin,โkatanya.
Apabila tuntutan terhadap penyusaian tarif ini tidak direalisasikan, puluhan pengemudi ini mengancam akan menutup dan melakukan penyegelan kantor Maxim Tanjungpinang sebagai bentuk kekecewaan.(San)
Ikuti Berita gotvnews.co.id di Google News












