Beragam Peristiwa Terjadi dalam Sepekan

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Beragam peristiwa terjadi dalam sepekan terakhir. Berikut GOTVNEWS merangkum berita-berita yang terjadi dalam minggu ini.

18 Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Dipindahkan ke Nusa Kambangan

Sebanyak 18 narapidana kategori risiko tinggi dari Lapas Narkotika Tanjungpinang dipindahkan ke Lapas Nusa Kambangan, Jawa Tengah, Minggu (24/8/2025) malam.

Kepala Humas Lapas Narkotika Tanjungpinang, Muhammad Kurniadi, menyebutkan dari jumlah tersebut, 6 orang merupakan warga negara asing (WNA) dan 12 orang warga negara Indonesia (WNI).

Seluruhnya merupakan narapidana dengan vonis hukuman mati maupun seumur hidup.

Program Cek Kesehatan Gratis di Kepri Belum Capai Target

Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Kepulauan Riau masih rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Mohammad Bisri, mengatakan keterbatasan sarana puskesmas menjadi salah satu faktor penghambat. Menurutnya, kemampuan tiap puskesmas berbeda dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Program CKG meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hormon, serta deteksi penyakit jantung, paru, dan kanker. Sasaran utama program adalah anak sekolah, ibu hamil, dan balita.

Perusahaan Tiongkok Minat Bangun Jembatan Batamโ€“Bintan

PT China Road and Bridge Corporation (CRBC), perusahaan asal Tiongkok, menyampaikan minat untuk membangun Jembatan Batamโ€“Bintan.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan masuknya CRBC menambah daftar investor yang tertarik, sehingga total sudah empat perusahaan.

Usulan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Delapan ASN Tanjungpinang Terjaring Razia Nongkrong Saat Jam Kerja

Sebanyak delapan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Tanjungpinang terjaring razia saat nongkrong di kedai kopi pada jam kerja. Razia dilakukan oleh tim gabungan dari Diskominfo, BKPSDM, dan Satpol PP.

Kepala Diskominfo Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan razia dilaksanakan untuk menegakkan disiplin sesuai Perwako Nomor 2 Tahun 2024.

ASN yang terjaring akan dibina oleh atasan langsung, dengan kemungkinan dijatuhi sanksi disiplin jika ditemukan pelanggaran berat.

Prabowo Janji Usut Kasus Driver Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Presiden menegaskan pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga korban dan mengusut tuntas insiden tersebut. Prabowo juga memerintahkan aparat yang terbukti bertindak berlebihan untuk diproses sesuai hukum.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *