Tanjungpinang

Baznas Kepri Perkuat Distribusi Zakat Lewat Rakorda 2025, Fokus Bantu Warga 3T

GOTVNEWS, Tanjungpinang – Baznas Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2025 di Trans Convention Centre, Aston Tanjungpinang, Senin (17/11/2025), dengan menghadirkan jajaran Baznas RI serta seluruh pimpinan Baznas kabupaten dan kota se-Kepri.

Rakorda dirangkai dengan penyerahan sejumlah program, mulai dari Beasiswa Baznas Kepri 2025 untuk 146 anak pulau, bantuan 35 unit Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), hingga program pemberdayaan Z-Auto.

Ketua Baznas Kepri, Arusman Yusuf, menegaskan komitmen memperluas pendistribusian zakat, terutama bagi masyarakat rentan di wilayah 3T.

“Kami bekerja lebih cepat dan profesional agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat Kepri,” ucapnya.

Ia menyebut sejumlah program rutin terus berjalan, seperti bantuan kesehatan, paket logistik bulanan, insentif nakes, kegiatan dakwah, serta pemberdayaan masyarakat. Program Lentera atau layanan keagamaan terapung bagi suku laut juga menjadi perhatian.

Hingga 2025, Baznas Kepri telah membangun dan merenovasi 140 rumah bagi warga kurang mampu, dan akan berlanjut pada 2026. Empat masjid di Tanjungpinang dan Batam juga ditetapkan sebagai masjid percontohan berbasis pemberdayaan.

“Selain itu, Rumah Sehat Baznas (RSB) Kepri masuk nominasi nasional tahun ini”, jelasnya.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menekankan pentingnya konsolidasi gerakan zakat.

“Baznas bukan ormas, tetapi lembaga pemerintah non-struktural yang bekerja berdasarkan regulasi negara,” ujarnya.

Saidah mencontohkan sejumlah daerah dengan capaian tinggi seperti DKI Jakarta yang menghimpun Rp420 miliar per tahun, serta Yogyakarta dan Surabaya yang mengalami peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum Pemprov Kepri, Sardison, menekankan pentingnya sinergi dari provinsi hingga desa.

“Potensi zakat tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat dan komunitas,” singkatnya.

Baznas Kepri berharap Rakorda 2025 menjadi momentum penguatan koordinasi dan profesionalisme demi pengelolaan zakat yang lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat Kepri. (Ald)

Berita Terkait